Panduan Lengkap Membuat Website Lead Generation yang Efektif

Memiliki sejuta ide yang brilian hanya akan berarti jika mendapatkan leads pada akhirnya. Dan untuk mendatangkan leads, ternyata tidak semudah yang orang kira. Membuat konten blog dan membayar iklan ternyata tidaklah cukup untuk mendatangkan leads yang memadai.
Untuk itu, perlu merancang website yang benar-benar menarik perhatian pengunjung yang nantinya menjadi leads , maka diperlukanlah website lead generation . Ini mencakup kecepatan halaman web yang baik, konten yang berkualitas serta mobile user friendly . Lalu, bagaimana cara membuat website lead generation strategies yang baik? Simak informasi berikut!
Apa yang Membuat Website Lead Generation yang Baik?
Website lead generation adalah halaman yang dibuat khusus untuk menarik prospek baru bagi suatu perusahaan. Situs web ini bisa digunakan untuk mempromosikan berbagai aspek, seperti merek secara keseluruhan, lini produk, solusi tertentu, dan lainnya.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentu Anda perlu membuat website design lead generation yang baik. Desain website for lead generation yang baik harus mencakup:
- Memberikan satu pilihan utama kepada pengunjung yaitu memasukkan informasi mereka.
- Menyertakan tanda kepercayaan (testimoni, peringkat, dll.) yang membuat pengunjung merasa yakin.
- Memiliki desain tata letak web yang nyaman dilihat dan tanpa gangguan.
- Menggunakan visual (gambar, infografis, video, dll) untuk menarik perhatian ke langkah berikutnya.
- Memiliki konten yang berkualitas sehingga pengunjung bersedia memberikan informasi mereka.
Selain elemen desain, best website for lead generation yang baik juga harus memiliki kualitas teknikal yang baik. Website tersebut harus memiliki kecepatan situs yang baik, mobile-friendly user , mudah diakses, serta memiliki sertifikat SSL.
Best website lead generation examples yang baik adalah Adobe. Situs di bidang grafis ini memiliki beberapa tools gratis yang sangat efektif sebagai halaman lead generation di websitenya.
Sebagai contoh mari kita lihat landing page untuk tools penghapus latar belakang gambar pada Adobe di bawah ini. Selain user friendly, halaman ini memiliki CTA yang jelas dan sederhana untuk mudah diikuti pengguna: Upload your photo .

Jika Anda telah mengunggah foto, pengguna diharuskan mendaftarkan akun dahulu sebelum bisa mengunduh hasil foto. Nah, inilah yang disebut lead .

Selain memiliki kualitas lead generation yang baik, mengutip Ahrefs’ Site Explorer , situs Adobe juga memiliki kualitas SEO yang sangat baik. Adobe menerima sekitar 5,9 juta monthly organic search traffic .
Selain itu, dengan tingkat konversi yang hanya 5%, Adobe bisa mendapatkan hampir 300.000 lead per bulan dari satu landing page ini. Inilah hasil dari kekuatan menggabungkan SEO dengan lead generation .
5 Langkah Membuat Website Lead Generation
Selanjutnya, mari lihat bagaimana caranya membuat best website for lead generation yang baik. Berikut langkah-langkahnya, di antaranya:
1. Lakukan Riset Kata Kunci
Seringkali orang beranggapan dalam pembuatan website lead generation, SEO adalah cara yang paling akhir atau terbelakang. Padahal, pengoptimalan SEO di awal akan membuat website lead generation strategies bekerja lebih baik.
Langkah pertama yang baik dilakukan adalah melakukan riset kata kunci. Sebagai contoh, misal kita akan mencari lead dalam kategori insurance . Pertama, carilah kata kunci “insurance .” Lalu, klik menu matching terms dan filter kata kunci dengan menambahkan kata “calculator. ”

Tambahkan juga filter untuk KD (Keyword Difficulty ) dengan maksimal 30 untuk melihat kata kunci yang sedikit lebih mudah untuk di-ranking di halaman #1.

Dengan langkah ini, Anda bisa mendapatkan traffic konsisten dari Google tanpa perlu mengeluarkan biaya.
2. Pilih Platform Situs Web
Untuk memilih platform situs web, sangat direkomendasikan menggunakan platform WordPress, karena relatif mudah digunakan, mudah disesuaikan, serta gratis. Namun, jika Anda ingin sesuatu yang lebih simple dan sederhana serta tidak keberatan mengeluarkan biaya, bisa menggunakan Wix atau Squarespace . Tapi, kedua platform ini memiliki fitur yang lebih terbatas dibandingkan WordPress .
3. Pilih Tema/Template
Tema adalah template model untuk tampilan situs, tema dapat disesuaikan sendiri oleh pengguna sesuai kebutuhan. Ini mencakup mengedit hal-hal seperti warna, font, dan teks yang sesuai dengan bisnis Anda.
Tema default di WordPress adalah Twenty Twenty-Three , dan ini adalah tema yang cukup bagus. Tetapi untuk website lead generation , jika Anda menginginkan sesuatu yang lebih sederhana dan simple cukup direkomendasikan menggunakan tema Sydney atau Astra .
Setelah memilih tema, Anda dapat menyesuaikannya dengan pergi ke Appearance >Customize di WordPress . Ini juga mudah dilakukan di Wix dan Squarespace .

Sebagai catatan, ketika mendesain situs web, Anda perlu memperhatikan beberapa website lead generation tools yang perlu ditambahkan dalam situs, yaitu:
- Formulir lead generation untuk menampilkan hasil analitik setelah pengisian, salah satu plugin yang direkomendasikan adalah WPForms.
- Untuk melihat analitik situs web, seperti berapa banyak orang yang mengunjungi situs web Anda, saluran mana yang mengirimkan traffic , serta tingkat konversi. Anda cukup direkomendasikan menggunakan Google Analytics dan Google Search Console .
- Jika ingin melihat lebih banyak data terkait kata kunci organik serta memastikan situs web sehat secara SEO, gunakan Ahrefs Webmaster Tools .
4. Buat Konten Landing Page
Setelah situs web selesai diatur, selanjutnya adalah mengisi dengan konten landing page . Tujuan utama dari konten landing page adalah untuk meyakinkan pengunjung supaya meninggalkan informasi mereka. Hal-hal penting yang perlu Anda perhatikan dalam membuat konten landing page , yaitu:
- Sertakan tanda kepercayaan seperti ulasan, desain situs yang baik, info kontak, dll.
- Penulisan copy web yang jelas dan meyakinkan.
- Visual berupa foto atau video yang berkualitas tinggi.
- User friendly tanpa gangguan.
Selain itu, tujuan lain dari pembuatan konten landing page adalah mendapatkan peringkat di SERPs. Dengan melakukan riset kata kunci yang baik dan pengoptimalan SEO yang maksimal, maka situs web Anda akan muncul di halaman teratas SERPs. Ini akan mendatangkan pengunjung lebih signifikan.
5. Optimalkan
Langkah terakhir untuk menghasilkan lead sebanyak mungkin adalah dengan mengoptimalkan situs web Anda sebaik mungkin. Sebelum itu, pastikan Anda memenuhi aspek-aspek ini, yaitu:
- Memiliki SSL
- Memiliki kecepatan situs yang baik atau tidak lemot.
- Pastikan website Anda mobile-friendly user .
Setelah situs web Anda diluncurkan, rutinlah membuat konten berkualitas dan melakukan penyuntingan situs web agar lebih nyaman dilihat. Tunggu beberapa bulan dan buatlah laporan terkait pengunjung situs web.
Lakukan eksperimen antara pengunjung situs dengan pengunjung yang menjadi lead. Anda dapat menggunakan alat-alat seperti:
- Untuk melihat interaksi pengunjung dengan situs web, Anda bisa menggunakan tools seperti Hotjar atau Microsoft Clarity .
- Setelah melakukan penyuntingan, luncurkan kembali situs web Anda dan bandingkan hasilnya. Anda bisa menggunakan alat A/B testing seperti Visual Website Optimizer untuk analisa pemasaran serta pengoptimalan tingkat konversi situs web Anda.
Cara Mempromosikan Situs Web Perolehan Prospek
Setelah mengetahui langkah-langkahnya, selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara mempromosikan lead generation website dengan efektif. Berikut adalah beberapa caranya:
Buat Tautan dari Halaman High-Traffic
Jika Anda sudah memiliki website yang mendapatkan traffic, jangan lupa untuk memasukkan internal link dari halaman tersebut ke halaman penangkapan lead Anda.
Sebagai contoh, misalnya Anda membuat artikel seputar SEO dan artikel ini memiliki traffic yang cukup tinggi. Maka Anda bisa memasukkan internal link yang mengarahkan pengunjung ke konten lain yang bersifat lead, entah kontak atau landing page untuk melakukan pembelian.
Promosikan di Media Sosial
Anda dapat mempromosikan lead generation website Anda di media sosial. Buatlah konten yang menarik hingga membuat pengguna berminat meng-klik tautan Anda, jadi jangan hanya menunjukkan link saja tanpa mengemasnya dengan menarik. Cara-cara melakukannya adalah:
- Membuat konten-konten bukti positif terkait produk Anda, seperti testimoni pelanggan dan foto/video yang menunjukkan keunggulan produk atau layanan.
- Membuat konten video dan foto pendek yang menunjukkan sekilas deskripsi produk atau layanan Anda.
- Membuat konten yang dapat menjawab pertanyaan audiens.
- Mempromosikan konten terbaik Anda yang mengarah ke halaman lead generation Anda.
- Membuat iklan yang ditargetkan dengan baik.

Sebagai contoh, misal channel YouTube milik Afternerd. Dia memiliki konten video yang populer berupa belajar tentang Python. Untuk mempromosikan konten web miliknya, Afternerd selalu menyertakan link konten web-nya di masing-masing konten YouTube miliknya.
Cara ini terbilang cukup efektif untuk mendatangkan pengunjung ke situs web dan berpotensi mendatangkan lead .
Optimalkan Profil Google Business
Jika Anda menggunakan bisnis lokal, Anda bisa menggunakan Google Business . Dengan membuat profil Google Business Anda menjadi optimal, maka peluang pengunjung menemukan produk dan layanan Anda di Google Search akan semakin besar.
Di bawah ini adalah contohnya, tautan ke website tidak dapat dilewatkan ketika profil Google Business Anda berhasil berperingkat di Google.
Jalankan Google Ads
Cara terakhir mempromosikan website for lead generation adalah dengan menjalankan Google Ads . Iklan di Google biasanya muncul di Google Search dan Google Maps .
Caranya, pertama pilih kata kunci yang Anda inginkan agar iklan Anda ditampilkan, tentukan bahasa dan lokasi, lalu terakhir melakukan pembayaran. Jika sudah menerima, maka Google akan menampilkan iklan Anda seperti di bawah ini.
Itulah dia informasi seputar panduan lengkap membuat website lead generation yang efektif. Jika sudah mengetahui caranya, maka akan semakin mudah bagi Anda untuk mendatangkan leads dalam website Anda. Selamat mencoba tips di atas!
Landing Page untuk Proyek Residensial
Untuk proyek residensial, lead generation lewat website bergantung pada halaman yang menjawab pertanyaan pembeli soal lokasi, harga, dan tipe unit. Pipeline membangun landing page dan microsite proyek yang mengubah traffic campaign menjadi percakapan WhatsApp dan site visit.
Ingin tahu tahap funnel mana yang paling banyak kehilangan pembeli? Request Residential Growth Audit.
Artikel Terbaru
- Strategi Marketing Properti untuk Developer Residensial: Dari Positioning hingga Booking
- Content Plan untuk Generate Qualified Leads, Bukan Sekadar Traffic
- Machine Learning dalam Context Lead Generation
- Memahami Intersection antara Lokasi, Industry, dan Company Size dalam Lead Generation
- AI Tapi Tidak Bisa Menggantikan Pondasi Lead Generation TAPI Bisa Membantu Membuat Konten Marketing Lebih Cepat.